RI butuh 55.000 orang pelaut
JAKARTA: Pelaksanaan asas cabotage di Indonesia selama 6 tahun terakhir telah meningkatkan kebutuhan terhadap pelaut sebanyak 55.000 orang.Carmelita Hartoto, Ketua Komite Tetap Perhubungan Laut, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan lonjakan kebutuhan pelaut nasional itu menyusul meningkatnya jumlah armada niaga nasional.
Dia menjelaskan selama 2005 hingga 2010, pertumbuhan jumlah kapal niaga nasional mencapai lebih dari 60% atau ada penambahan tidak kurang dari 3.300 unit kapal.
Selama periode itu, kebutuhan pelaut untuk mengisi kapal-kapal niaga nasional bertambah hingga 55.000 orang. Itu belum termasuk kepala mesin dan nakhoda, katanya, tadi pagi.
Bendahara Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) itu mengatakan untuk saat ini, pelaku usaha pelayaran nasional justru mengalami krisis pelaut akibat produksi pelaut dalam negeri tidak bisa mengimbangi pertumbuhan permintaan.
Kondisi ini bahkan sudah berlangsung sejak 3 tahun terakhir, menyusul lonjakan jumlah kapal niaga nasional dan ketentuan wajib diawaki oleh awak berkebangsaan Indonesia. Sekarang kita krisis pelaut, ujarnya.
Carmelita menambahkan kebutuhan pelaut nasional semakin mendesak, terutama untuk mengisi sejumlah kapal offshore berskala besar seperti jenis FSO dan FPSO serta kapal offshore kelompok C.(er)


08.47
EDUCATION

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar